Blog Details

Tipe dan Jenis Gudang Berdasarkan Karakteristik Penyimpanannya

Gudang merupakan suatu ruangan yang diperlukan dalam dunia logistik untuk menyimpan berbagai barang dalam jangka waktu panjang maupun pendek. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan gudang juga digunakan untuk menjamin keamanan produk tersebut dari berbagai macam hal yang merusak, seperti bencana alam, pencurian, kebakaran, dan yang lainnya.

Gudang banyak di pilih karena biaya sewa nya yang relatif terjangkau, sehingga tidak menghambat anggaran keuangan untuk kegiatan yang lain. Jadi, pengeluaran bisnis bisa lebih hemat dengan produk yang tetap berkualitas.

Dalam dunia logistic warehouse banyak berbagai macam tempat penyimpanan barang sesuai prosesnya. Hal ini perlu di perhatikan agar biaya pengeluaran untuk sewa gudang bisa sesuai target sehingga tidak mengganggu anggaran lainnya. Karena, semakin besar gudang maka semakin besar pula biaya yang diperlukan untuk menyewa tempat tersebut, apalagi jika di dalamnya di perlukan tenaga kerja untuk menunjang penyelesaian produk. Jika tidak di targetkan sesuai kebutuhan maka pengeluaran bisnis bisa membludak dan malah membuka peluang besar kegagalan.

Supaya Anda tidak salah pilih, berikut daftar tipe dan jenis gudang berdasarkan karakteristik barang yang di simpan :

1. Gudang Penyimpanan Bahan Baku

Sering di temukan di kawasan industri. Sesuai namanya, gudang ini digunakan untuk menyimpan bahan baku suatu produk, seperti karet, besi, plastik, beton, logam, dan lain – lain. Untuk bahan baku produk pangan biasanya disimpan terlebih dahulu dalam temperatur suhu untuk menjamin ketersediaan pasokan.

Biasanya penyimpanan dalam bentuk bangunan, tangki, atau tempat terbuka. Biaya sewanya relatif murah karena tidak perlu banyak fasilitas.

2. Gudang Barang Setengah Jadi

Tempat ini digunakan untuk menyimpan barang-barang logistik yang disewa dalam kegiatan penempelan label, pengemasan ulang, dan pengecekan jumlah barang. Gudang ini memerlukan biaya yang lebih mahal karena memerlukan tenaga kerja untuk melakukan kegiatan labelling pada semua barang yang masuk.

Adapun proses manufacturing yang memerlukan barang setengah jadi, yaitu :

  • Membuat label khusus, seperti memberi label bahasa Jepang untuk setiap produk yang masuk ke Jepang.
  • Proses merakit komputer, mulai dari pemasangan kartu graphic, processor, memori hingga instalasi software.
  • Proses bundling, yaitu menjual dua produk dalam satu paket dengan harga yang lebih murah agar menarik simpati konsumen untuk meraih penjualan sesuai target pasar yang telah disasar.
  • Memberi tambahan item spesifik khusus untuk negara-negara tertentu, seperti stop kontak. Karena di setiap negara bentuk dari stop kontak berbeda-beda.

3. Gudang Penyimpanan Barang Hasil Produksi

Gudang ini ditujukan sebagai tempat menyimpan stok bahan lebih untuk berjaga-jaga jika nantinya ada permintaan membludak dari konsumen. Sistem pembayaran sewanya biasanya per minggu atau per bulan.

4. Gudang Cross Docking

Dalam bahasa Indonesia disebut gudang transit. Biasanya di peruntukkan untuk jasa ekspedisi dimana produk yang diterima dari supplier langsung digabungkan sesuai tujuan pengiriman dan langsung di berangkatkan tanpa harus disimpan di dalam gudang dalam jangka waktu yang lama.

Biaya sewa gedung ini relatif murah jika digunakan dalam jangka waktu pendek, karena tidak memerlukan tempat yang luas untuk menyimpan barang-barang tersebut. Para stakeholder yang terlibat supply chain bisa mendapat keuntungan dari cross docking ini, yaitu :

  • Meminimalisir biaya penyimpanan
  • Efisiensi proses distribusi
  • Mempercepat aliran produk dari supplier ke toko retail

5. Gudang Pusat Transhipment

Hampir seperti gudang transit, tapi disini semua produk yang telah datang dari produsen maupun pemasok akan di bagi menjadi beberapa bagian, lalu baru akan di lakukan proses pengiriman barang menuju berbagai lokasi yang berbeda – beda.

6. Gudang Pusat Sortir

Gudang ini juga lebih banyak digunakan jasa ekpedisi untuk menyortir barang berdasarkan lokasi atau kode pos tujuan. Biasanya dilakukan oleh perusahaan yang mendistribusikan surat, parcel atau palet.

7. Gudang Fulfillment

Tempat penyimpanan sementara suatu barang atau produk untuk di kelola guna memenuhi kebutuhan order pelanggan. Fulfilment sendiri melibatkan fungsi – fungsi penyimpanan barang, sortir barang, transportasi barang, pengiriman pesanan, pemrosesan hasil, serta layanan purna jual.

Keuntungan fulfillment antara lain :

  • Hemat biaya gudang
  • Memudahkan pengiriman
  • Mendapatkan sistem first in first out

8. Gudang Proses Reverse Logistics

Sebagai tempat penyimpanan retur. Barang atau produk yang rusak atau tidak layak jual akan dikembalikan ke toko, lalu di gabungkan dan di kirim ke pusat reverse logistics. Kemudian barang tersebut akan di periksa dan di proses apakah barang tersebut bisa di daur ulang atau tidak.

Itu dia tipe-tipe gudang berdasarkan karakteristik barang atau produk yang di simpan. Dengan pemilihan gudang yang tepat maka rincian biaya bisa lebih hemat dari perkiraan. Namun, jangan lupakan kualitas tempat agar barang yang di simpan tetap terjamin kualitasnya saat disimpan dalam jangka waktu pendek maupun panjang.

Open chat