Blog Details

Fungsi Manajemen Logistik Yang perlu Diketahui

Buat kalian, para pembisnis baik kecil, menengah, atau besar yang masih meremehkan menejemen distribusi barang bisnis, Anda salah besar. Faktanya menejemen sangat berfungsi untuk melancarkan bisnis Anda. Pertama, untuk memahami seberapa penting menejemen logistik, Anda perlu mengenal menejemen logistik itu sendiri.

Manajemen logistik merupakan sebuah penerapan prinsip-prinsip manajemen dalam kegiatan logistik yang bertujuan agar pergerakan, baik personil maupun pergerakan barang, dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Manajemen logistik ini menjadi  salah satu komponen penting dalam manajemen rantai pasokan atau supply chain management.

Pada dasarnya manajemen logistik ini dimanfaatkan untuk memenuhi permintaan pelanggan melalui perencanaan, pelaksanaan serta pengendalian efesien dan efektifnya aliran dan penyimpanan barang, pelayanan (jasa) dan informasi terkait dari titik awal hingga titik akhir atau tujuan. Logistic management atau manajemen logistik ini bisa membantu bisnis Anda dalam meminimalisir biaya dan meningkatkan pelayanan pada pelanggan.

Tujuan manajeman logistik yang perlu Anda ketahui yakni dapat memperoleh dan mendistribusikan bahan dan produk di tempat dan waktu yang tepat, jumlah yang tepat serta dengan biaya yang lebih efisien. Percayalah, jika bisnis Anda tidak didukung oleh manajemen logistik yang baik, maka aktivitas produksi maupun pemasaran barang melalui jalur inland transport Anda akan sangat sulit dilaksanakan.

Dengan memahami tentang peranan dan fungsi dari manajemen itu sendiri secara tidak langsung akan membantu Anda dalam mengenali lebih jauh bagaimana sih menejemen logistik itu berfungsi. Lebih jauh, berikut ini saya akan memberikan penjelasan singkat mengenai beberapa definisi dari para ahli terkait dengan manajemen logistik.

Secara definisi dasar, manajemen logistik bisa diartikan sebagai suatu bentuk kegiatan yang menjadi bagian dari supply chain management dengan tujuan untuk menyesuaikan permintaan konsumen dengan beberapa tahapan. Tidak berbeda jauh menurut para ahli berikut ini.

Menurut Subagya (1994), Manajemen Logistik adalah kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk mencapai daya guna efisiensi yang optimal di dalam memanfaatkan barang dan jasa.Sementara itu, Donald J. Bowersox (1995) mendefinisikan bahwa manajemen logistik merupakan aktivitas perusahaan yang berkaitan dengan lokasi, fasilitas, transportasi, inventarisasi, komunikasi, pengurusan, dan penyimpanan.Lebih jauh lagi, menurut Lukas Dwiantara dan Rumsari Hadi (2004), Manajemen logistik adalah serangkaian kegiatan perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan terhadap kegiatan pengadaan pencatatan, pendistribusian, penyimpanan, pemeliharaan dan penghapusan logistik guna mendukung efektivitas dan efisiensi dalam upaya pencapaian tujuan organisasi.

Jika Anda sudah memahami secara garis besar bagaimana menejemen loistk tersebut, maka Anda perlu mengetahui secara detail bagaimana fungsi menejemen logistik tersebut. Ada tujuh fusngsi utama yang perlu Anda ketahui. Berikut akan saya jelasakan beberapa bagiannya:

  1. Fungsi Perencanaan dan Pemenuhan Kebutuhan

Manajemen logistik ini sangat berfungsi sebagai perancang dan penentu kebutuhan pada sebuah kegiatan. Apa saja yang meliputi hal ini? ada kegiatan analisis terkait produk yang akan digunakan, ketersediaan dan juga skala prioritas. Menejemen ini berfugsi untuk menyesuaiakan perencanaan dan pemenuhan kebutuhan ini dengan budget yang tersedia, aspek ketersediaan dan kemudahan akses untuk mendapatkan barang.

  1. Fungsi Penganggaran

Fungsi berikutnya adalah berfungsi sebagai penganggaran. Kegunaan fungsi ini akan memastikan bahwa kegiatan pengadaan barang harus sesuai dengan budget yang tersedia. Anggaran yang dibuat harus disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Proses penganggaran ini memang tidak mudah dan sangat memerlukan ketelitian. Jika biaya penganggaran logistik tidak sesuai dengan budget yang ada atau tersedia, maka perlu dilakukan perubahan pada perencanaan.

  1. Fungsi Pengadaan

Pada fungsi pengadaan ada beberapa sumber mengatakan bahwa manajemen logistik lebih fokus pada pengadaan barang. Dalam proses penyusunan anggaran kadang kala terdapat beberapa kebutuhan yang tidak dapat tercukupi. Apabila terjadi ketidakcocokan anatara anggaran dan sulit untuk mengubah perencanaan, maka harus dilakukan perubahani untuk mengelola aktifitas logistik dengan anggaran dana yang terbatas. Salah satu perubahan dapat dilakukan dengan cara yang lebih  kreatif. Itu lah sebabnya mengapa pengadaan sangat berperan penting.

  1. Fungsi Penyimpanan dan Penyaluran

Fungsi penyimpanan dan penyaluran barang di tempat juga perlu Anda perhatikan dimana seharusnya barang disimpan setelah barang didapatkan. Setelah disimpan secara baik, barang-barang tersebut kemudian akan disalurkan atau didistribusikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan terhadap barang. Proses penyaluran atau pendistribusian barang dilakukan sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur) yang berlaku.

  1. Fungsi Pemeliharaan

Selanjutnya menejemen logistik juga berkaitan dnegan pemeliharaan. Barang-barang yang sudah ada perlu diawasi  dan juga dirawat untuk menghindarkan setiap barang dari kerusakan dan tetap aman sampai nanti sampai ke tangan konsumen . Oleh karena itu Anda memerlukan suatu menajemen logistik untuk menjalankan fungsi pemeliharaan ini. Tujuannya adalah untuk memastikan setiap barang yang disimpan tidak cepat rusak.

  1. Fungsi Penghapusan

Dalam menejemen logistik ada pula menejemen untuk mengatur penghapusan. Penghapusan yang dimaksud ini adalah saat terjadi kerusakan pada barang maka kerusakan tersebut harus mampu dihapuskan. Pengahapusan tersebut dapat dilakukan baik dengan cara memperbaikinya dengan membeli bahan serupa ataupun menggantinya dengan barang yang lain. Sehingga fungsi penghapusan dapat berguna untuk memisahkan barang yang rusak, memperbaiki barang yang rusak dan mengganti barang yang rusak dengan yang lebih sesuai.

  1. Fungsi Pengendalian

Nah yang terakhir adalah fungsi pengendalian. Dalam fungsi ini melibatkan peran dari seorang manager logistik. Manager logistik harus dapat mengendalikan semua fungsi (enam fungsi di atas) dengan baik. Ketujuh fungsi ini harus dapat diterapkan agar mencapai penerapan manajemen logistik yang lebih baik. Tujuan pengendalian ini tidak lain adalah untuk memastikan setiap fungsi manajemen logistik dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Open chat