Blog Details

Begini Strategi Distribusi Logistik Bekerja

Anda memerlukan strategi dalam mendistribusikan stock barang usaha Anda.  Saluran Distribusi menjadi hal penting yang perlu Anda perhatikan saat memulai bisnis, terutama bisnis produksi. Strategi distribusi menjadi hal penting dalam manajemen distribusi dan transportasi, baik transpotasi melalui jalur darat, air, maupun udara.

Keputusan untuk mengatur saluran distribusi pemasaran merupakan keputusan penting dalam sebuah manajemen. Saluran yang akan dipilih dapat mempengaruhi keputusan pemasaran yang lainnya. Mengapa demikian? Karena kesalahan dalam memilih saluran distribusi yang tidak tepat dapat menghambat penyaluran barang atau jasa.

Secara umum saluran distribusi merupakankelompok  perusahaan atau perseorangan yang mempunyai hak pemilikan atas produk atau dapat membantu memindahkan hak pemilikan produk atau jasa ketika akan dipindahkan dari produsen ke konsumen.

Ini lah alasan mengapa strategi dalam distribusi logistik itu penting karena menjadi proses utama untuk menentukan keberhasilan barang sampai kepada konsumen dalam keadaan baik dan memuaskan. Nah jadi Anda juga perlu mengenali beberapa jenis stretegi dalam distrbusi logistik ini bekerja agar Anda dapat menentukan strategi mana yang paling tepat denga bisnis Anda.

Berikut ini akan saya jelaskan macam-macam strategi distribusi logistik beserta kelebihan dan kekurangan dari masing-masing strategi. Pada umumnya ada tiga strategi distribusi yang yang biasa digunakan sebagai berikut:

       1.  Strategi Direct Shipping.

Strategi pertama yang perlu Anda ketahui adalah Direct shippin. Strategi ini bekerja dengan pelayanan point-to-point dan menghilangkan fasilitas perantara. Contohnya jikadistribusi logistik dilakukan antara gudang dan distribution center. Jika Anda menggunakan strategi ini, pasti tidak akan asing dengan istilah DSD (Direct Store Delivery). DSD adalah pabrik pengirim barang secara langsung kepada outlet retail.

Nah berikutnya yang perlu Anda ketahui adalah karakteristik direct shipping yang biasanya menyebabkan barang mudah rusak, namun cenderung cocok untuk mengatur sirkulasi barang dengan volume besar atau produk spesial.

Kelebihan dari strategi direct shipping:

  • Inventori dalam bentu supply chain jumlahnya lebih sedikit.
  • Penangangan (handling) dan kemungkinan kerusakan produk menjadi lebih kecil dibandingkan dengan strategi lain untuk barang yang besar dan spesial.
  • Waktu dari proses produksi sampai ke toko menjadi lebih cepat.
  • Kategori DSD termasuk yang paling menguntungkan di toko untuk digunakan.
  • Keakuratan sirkulasi barang lebih baik dengan invoice yang sesuai dengan bukti penerimaan serta produk yang tepat langsung masuk ke toko.

Kekurangan dari strategi direct shipping adalah:

  • Personel atau tenaga kerja di toko menjadi lebih sibuk. Kiriman, berkas-berkas dan berbagai aktivitas lebih banyak yang perlu dilakukan.
  • Kemungkinan untuk menyebar resiko menjadi lebih kecil.
  • Tidak terdapatsafety stockjika terjadi masalah distribusi dengan para supplier, baik salah ukuran, warna, atau kurang dan kelebihan barang.
  • Biaya transportasi akan menjadi lebih mahal.
  • Perusahaan berbentuk manufaktur dapat mengeluarkan biaya yang lebih mahal karena harus mengambil/mengirimkannya secara langsung kepada masing-masing toko.

       2.  Strategi Warehousing Distribution.

Strategi distribusiWarehousingadalah strategi dengan menyimpan produk terlebih dahulu di gudang atau pusat distribusi sebelum barang tersebut akan dikirimkan ke toko. Karakteristik barang dengan stretegi distribusi warehousingbisa menjadi lebih tahan lama. Selain itu pula strategi ini cocok untuk  barang dengan volume yang besar, produk dengan resiko tinggi (masalah supply dan permintaan yang semakin tidak pasti).

Kelebihan menggunakan strategi warehousing distribution ini berupa:

  • Pengamanan barang terhadap masalah-masalah supplier dapat diminimalisir dengan baik.
  • Pengamanan barang dapat lebih fleksibel terhadap permintaan dalam jumlah besar yang serba mendadak.
  • Biaya transportasi yang dikeluarkan denga strategi ini bisa jadi lebih kecil karena barang-barang akan dapat digabungkan untuk mencapai volume yang lebih ekonomis.

Kekurangan menggunakan strategi warehousing distribution ini berupa:

  • Tingkat inventori di dalam supply chain menggunakan strategi distribusi ini mejadi lebih mahal.
  • Biaya penanganan (handling) strategi warehousing distribution juga menjadi lebih mahal.
  • Biaya tenaga kerja dalam distribusi ini menjadi lebih mahal karena pegerjaan yang dilakukan tenaga kerja yang banyak.
  • Biaya penggunaan fasilitas distribusi ini juga menjadi lebih mahal karena membutuhkan alat dan ruangan yang lebih.
  • Jika perusaan pergudangan tidak cermat, kemungkinan kerusakan barang karena kesalahan penanganan atau penyimpanan akan menjadi lebih tinggi.

       3.  Strategi Cross Docking

Berikutnya stategi yang perlu Anda kenali adalah Stratedi Cross-docking. Strategi ini merupakan proses dalam memindahkan produk secara langsung dari dermaga/tempat penerimaan ke dermaga/tempat pengiriman, tanpa penyimpanan sementara. Penggunaan strategicross-docking biasanya dapat diterapkan pada toko serba ada, toko bahan pokok, perusahaan truk LTL, air cargo carriers. Anda dapat memperhatikan karakteristik dari barang yang menggunakan strategi cross-docking biasanya merupakan barang ini musiman, barang-barang promosi, store specific pallets dan item dengan volume tertinggi.

Kelebihan dari strategi Cross Docking berupa :

  • Strategi ini semakin mempercepat aliran produk dari supplier langsung kepada toko.
  • Menghilangkan buruh dari proses pemindahannya.
  • Dengan strategi cross docking dapat mengurangi inventory barang jadi dalam siklus system.
  • Selain itu juga dapat mengurangi kebutuhan terhadap fasilitas-fasilitas distribusinya.

Kekurangan dari Strategi Cross Docking berupa:

  • Strategi ini memerlukan kapabilitas teknologi dan pembagian informasi secara real-time yang benar-benar baik.
  • Cross docking membutuhkan kerjasama dan ketepatan keputusan dari para pembeli.
  • Strategi ini membutuhkan penataan letak fasilitas yang baru, memerlukan peralatan bar code scanning, danWarehouse Management System.
  • Strategi dapat memastikan visibilitas dari produk selama produk tersebut bergerak dalam siklus sistem distribusi.

Nah berikut penjelasan singkat terkait jenis strategi distrbusi yang bisa Anda kenali. Ada dasarnya seperti yang sudah disebutkan diawal bahwa stretegi distribusi menjadi oin penting yang perlu Anda pahami. Mengapa demikian? Strategi distibusi berkaitan dengan bagaimana Anda dapat memenejemen distribusi stokc produk Anda dan mengaturnya sedemikian rupa agara transportasi barang dapat maksimal sampai ke tangan konsumen. Anda perlu ketahui pula bangai mana menejemen distribusi itu sangat berfungsi untuk bisnis Anda.

Secara garis besar fungsi dasar dari manajemen distribusi dan transportasi logistick sebagai berikut :

  1. Dapat melakukan segmentasi dan menentukan target service level.
  2. Menentukan mode transportasi yang nanti akan digunakan.
  3. Melakukan konsolidasi Informasi dan pengiriman.
  4. Melakukan penjadwalan dan penentuan rute pengiriman.
  5. Memberikan layanan nilai tambah.
  6. Menyimpan persediaan.
  7. Mengatur dan menangani pengembalian (return).
Open chat